Waspada! Virus Demam Babi Terdeteksi di Bartim, Asalnya dari Palangka Raya

- Jumat, 21 Januari 2022 | 14:53 WIB
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur melakukan penanggulangan dan pemberantasan African Swine Fever (ASF). (Deni Hariadi)
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur melakukan penanggulangan dan pemberantasan African Swine Fever (ASF). (Deni Hariadi)

kaltenglima.com,TAMIANG LAYANG - Virus African Swine Fever (ASF) atau disebut dengan virus demam babi Afrika terdeteksi sudah masuk ke wilayah Kabupaten Barito Timur. Bahkan, hingga sekarang ini sudah ratusan ekor babi jadi korbannya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Mishael membenarkan hal tersebut dan sudah memakan korban ratusan ekor babi.

"Dari hasil tracing dan wawancara dengan Kepala Desa Tangkan, diduga keras virus ASF yang menyerang babi di desa tersebut berasal dari daging babi yang dibeli dari Palangka Raya oleh salah seorang warga," ungkapnya kepada kaltenglima.com di Tamiang Layang, Jumat (21/1/2022).

Ia juga menjelaskan, dari hasil pengambilan sampel darah, tempat pakan dan kotoran babi di Desa Ampari, dan hasil uji laboratorium, babi yang diambil sampelnya dinyatakan positif terjangkit virus ASF.

"Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kalimantan Tengah sudah mengirim bantuan berupa serum konvalesen sebanyak 1.000 dosis, formades 20 liter , vitamin dan hand sprayer," teranagnya. 

Pihaknya, lanjut dia, juga sudah melakukan penyuntikan serum konvalensen ASF pada ternak babi dan penyemprotan desinfektan ke kandang, peralatan makan,minum dan lingkungan rumah warga.


"Kami juga sudah lakukan sosialisasi bagaimana pencegahan penyebaran virus ASF," pungkasnya.

Editor: Deni Hariadi

Terkini

X