Kejari Banjarmasin Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Laboratorium Senilai Rp27 Miliar

- Jumat, 6 Januari 2023 | 19:41 WIB
Kepala Seksi Intelijen Dimas Purnama Putra. (Antara)
Kepala Seksi Intelijen Dimas Purnama Putra. (Antara)

KALTENGLIMA.COM - Dugaan korupsi proyek pembangunan gedung laboratorium danBaca Juga: Alami Palpitasi Jantung, Haechan NCT Akan Absen Dari Kegiatan Grup Untuk Sementara Waktu

pelayanan publik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarmasin mulai kecium Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan,

Kini Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan mulai menyidik dugaan korupsi proyek BBPOM yang menelan anggaran Rp27 miliar lebih.

Baca Juga: Apa Sih Itu Palpitasi Jantung yang Dialami Haechan NCT, Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Baca Juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Film Horor “Alena Anak Ratu Iblis” yang Sedang Tayang di Bioskop

"Kami sudah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan," kata Kepala Seksi Intelijenn Dimas Purnama Putra di Banjarmasin, Jumat 6 Januari 2023.

Ia menjelaskan objek penyidikan adalah pembangunan gedung laboratorium dan pelayanan publik BBPOM tahap II tahun 2019 dan tahap III tahun 2021 yang berlokasi di Kota Banjarbaru dengan anggaran bersumber dari APBN masing-masing sekitar Rp16 miliar dan Rp11 miliar.

Baca Juga: Jajanan Ciki Ngebul Sebabkan Keracunan, Kemenkes Minta Waspada

Dimas menyebut tim penyidik sedang berkoordinasi dengan ahli dari perguruan tinggi di Kalimantan Selatan untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan.

Dalam penyidikan umum yang dilakukan Kejari Banjarmasin saat ini untuk mencari alat bukti agar bisa menentukan siapa tersangkanya.

"Nanti kalau sudah lengkap semuanya dilakukan gelar perkara untuk menentukan siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas perbuatan dugaan korupsi ini," katanya.

Baca Juga: Horee Honor Naik, Segini Gaji PPS, PPK dan KPPS di Pemilu 2024 serta tugasnya

Merujuk data dari laman lpse.pom.go.id, pada tahun 2022 kembali dilakukan tender pembangunan gedung laboratorium dan kantor pelayanan publik BBPOM di Banjarmasin untuk tahap IV dengan nilai pagu Rp34 miliar.

Ketika itu ada 137 perusahaan konstruksi yang mengikuti lelang, namun tender dibatalkan dengan alasan tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran. ***
(Krista Riyanto/Orbitindonesia)

Halaman:

Editor: Fadang Irawan

Tags

Terkini

Ngeri! Oknum Densus 88 Bunuh Sopir Ojol di Depok

Rabu, 8 Februari 2023 | 13:32 WIB

Sepasang Kekasih di Kalteng Kompak Edar Sabu

Sabtu, 7 Januari 2023 | 09:02 WIB
X